« Salud para el Pueblo (Part 2 - Finale) Kasih Ibu Sepanjang Jalan »

PKL Bukan Sekedar Bersihin GOT!

Maret
27th
member
trias

“Kata sosial setara dengan masyarakat. Di dalamnya tercakup perorangan dan kelompok-kelompok. Bakti dapat di kata sebagai pengikatan (mengikatkan) diri kepada diri atau diri-diri lainnya. Ikatan ini berupa kepedulian, perasaan tanggungjawab terhadap kehidupan sesama. Berbakti dapat berarti memberi sesuatu (kepada yang butuh pemberian)” (Anonim, 2010)

 

“Bakti sosial itu seperti perduli dengan masyarakat yang membutuhkan, membantu seperti sembako atau berupa mengajar gratis ”(Dina Mahasiswa FKM Smt.8, 2011).

 

Saya kesulitan mendapatkan referensi ilmiah tentang apa itu arti BAKTI SOSIAL baik dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Wikipedia atau sekedar Google search engine. Saya hanya menemukan tulisan dalam rubrik opini Kompasiana di http://sosbud.kompasiana.com/2010/06/05/bakti-sosial/

 

Bagaimana dengan anda, jika diminta untuk menyebutkan 5 hal yang terlintas ketika disebutkan kata BAKTI SOSIAL apakah jawaban anda? Donor Darah,AH SEWAJARNYA.

 

Namun apakah anda akan berpikir bahwa untuk melaksanakan kegiatan diatas diperlukan Identifikasi Masyarakat, Identifikasi Masalah Kesehatan yang ada di Masyarakat dengan melakukan penelusuran data sekunder, survey (kuantitatif), FGD atau indepth interview yang kemudian diseminarkan dengan bobot 3 SKS ditambah Penentuan Prioritas Masalah, Identifikasi Akar Penyebab Masalah hingga menentukan mana diantara akar-akar itu yang bisa dibabat dengan Pedang Sang Public Health Warrior yang berdiameter 2 SKS? Saya HUNDRED PERCENT SURE anda, dan juga SAYA tidak akan berpikir sepanjang itu.

 

Donor Darah tinggal buat kepanitiaan, sosialisasi, nelpon embong ploso LAKSANAKAN.

 

Pengobatan Gratis bisa dilakukan dimana saja dengan obat atau dokter yang berjiwa kemanuasiaan untuk membantu, tanpa perlu terlebih dahulu berpeluh untuk mengidentifikasi prevalensi 10 penyakit terbanyak di daerah itu.

 

Sunat Massal tinggal sosialisasi siapa mau disunat massal, datangkan DOKTER, MANTRI atau CALAK untuk motong “itu”nya.

 

Kunjungan Ke Panti Asuhan semisal dengan membawa makanan, atau main Panggung Boneka juga tinggal kontak panti  kapan bisa datang dan kita silaturahmi dengan adek-adek kita.

 

Bershin Got bisa dilakukan dengan mengundang baik secara formal atau informal…kalau mau kreatif bisa disebar koin di got untuk hiburan.

 

JUST AS SIMLE AS THAT.

 

Jujur, saya menulis Note ini dengan perasaan FURIOUS setelah mendengar dan mengalami sendiri, the HEARTH OF S.KM TRAINING; Praktek Kerja Lapangan (PKL dulunya disebut PBL) almamater tercinta HANYA dianggap sebagai BAKSOS oleh Pimpinan Rektorat. Peristiwa terjadi hari ini saat disentil oleh pihak rektorat bahwa KKN angkatan 44 Unair hanya diikuti oleh 12 fakultas dari 13 fakultas yang ada. “Hanya satu yang tidak ikut FKM karena mereka lagi ada BAKSOS…” Dijelaskan pula dengan nada menyindir bahwa 13 fakultas itu seharusnya menghargai kebersamaan, dan KKN adalah kegiatan intrekurikuler yang menjadi perwujudan kebersamaan itu. Saya mencoba berpikir jernih bahwa beliau-beliau mungkin tidak tahu bahwa:

1. Sistem kurikulum FKM Unair adalah Sistem Paket yang jelas MK apa saja yang harus diambil dan KAPAN diambilnya, termasuk KKN.

2. KKN telah ditempuh oleh semua mahasiswa S1 Kesmas yang memenuhi syarat, yaitu sudah atau sedang menempuh 110 SKS.

 

Apakah tidak ada beliau-beliau petinggi FKM Unair termasuk Prof. HARIO “FISTO” MEGATSARI  yang menjelaskan kepada pengelola KKN atau pimpinan Unair tentang PKL di fakultas ke 8 di Unair. Hati saya berontak dan kekecewaan saya membuat saya dan rekan Prof. Siswantara menghadap WD I untuk menyampaikan hal ini.

 

Kepada Prof. Hario koordinator PKL dan DPL KKN; Ibu Kabag Akademik, Bapak WD I, Bu Dekan, mohon diperjelas kepada pihak Rektorat bahwa PKL dalam kurikulum kita adalah bagian tak terpisahkan dari Intrakurikuler, setara 5 SKS dan bukan hanya “sekedar” BAKSOS. Ayo Prof Hario presentasi ke pimpinan Unair tentang The Hearth of S.KM Training.

 

Mohon dengan sangat!


date Posted on: Selasa, Maret 27, 2012 at 2:28 pm
Category Purple Love.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

You can leave a response, or trackback from your own site.



Leave a Reply


Trias’ is powered by WordPress
Theme is Coded&Designed by Wordpress Themes at ricdes
Archived by WP Themes