« Salud para el Pueblo (Part 1) Salud para el Pueblo (Part 2 - Finale) »

Salud para el Pueblo (Part 1)

Maret
27th
member
trias

Thursday, June 23, 2011Tahun ini saya tidak dilibatkan sebagai dosen pembimbing Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kampus yang dilakukan untuk pertama kalinya di Kabupaten Probolinggo. Alhamdulillah…disyukuri saja, walaupun telah nulis “Letter to Prof. Hario” namun tetap kepercayaan itu belum disematkan untuk saya. Namun begitu, hal ini tidak menyurutkan saya untuk memberikan sedikit “bekal” pada semua anak-anakku para PEJUANG KESEHATAN agar memperoleh PENGETAHUAN, PENGALAMAN dan utamanya SENSE dan FEELING of PUBLIC HEALTH. Bekal itu bernama “Salud para el Pueblo” sebuah cerita tentang PEJUANG KESEHATAN di belahan bumi lain yang baru saja saya baca di salah satu textbook yang ada di ruang baca. Dengan sedikit perasaan sedih, dalam hati saya memberikan SELAMAT kepada diri saya sendiri karena telah menjadi pepinjam PERTAMA buku yang berjudul Environmental Health”.Salud para el Pueblo merupakan suatu program promosi kesehatan yang dilakukan oleh pejuang kesehatan di suatu kota bernama Manglaralto, Ecuador untuk menghentikan epidemi kholera. Salud para el Pueblo sendiri slogan dalam bahasa Spanyol yang berarti “Health for the People”. Semoga dapat menyalakan api inspirasi semua anak-anakku yang akan terjun di Kab. Probolinggo, berikut ceritanya:Di daerah pantai Ekuador, dalam setahun keadaannya sangat gersang selama 6 bulan dan sisanya akan menjadi sangat basah ketika musim peghujan melanda. Keadaan iklim yang seperti ini menjadi kendala utama untuk bercocok tanam. Pasar yang ada sangat sedikit dan pemerintah sedikit sekali memberikan fasilitas sekolah, klinik kesehatan (puskesmas di Indonesia) serta kebutuhan dasar manusia seperti air bersih. Saat wabah kholera melanda pada tahun 1991, banyak orang tidak siap dan sebagian besar mengalami sakit yang parah.Hari demi hari semakin banyak warga yang sakit kholera dibawa ke Puskesmas setempat dalam keadaan yang lemah, bergemeletar tubuhnya dan mengalami watery diarrhea serta dehidrasi. Seorang PEJUANG KESEHATAN di Puskesmas tersebut menyadari bahwa telah terjadi epidemi kholera  dan akan banyak orang yang meninggal jika tidak segera bertindak cepat untuk menghentikannya. Karena kholera


date Posted on: Selasa, Maret 27, 2012 at 2:22 pm
Category Purple Love.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

You can leave a response, or trackback from your own site.



Leave a Reply


Trias’ is powered by WordPress
Theme is Coded&Designed by Wordpress Themes at ricdes
Archived by WP Themes